Jumat, 19 Juni 2009

- SEMOGA -

Do=C
Intro: F-C-Dm-Am-G-F---G

C Em\B
Merenungkanmu kini
F C
menggugah haruku
F C
berbagai kenangan berganti
D G
masa yang tlah lalu
F G
sebenarnya ku ingin
Em Am G F
menggali hasrat untuk kembali


C Em\B
Melukiskanmu lagi
F C
di dalam benakku
F C
perlahan terbayang pasti
D G
garis wajahmu
F G
kehangatan cinta kasih
Em Am G F
dapat kubaca jelas di situ

reff:

C Em\B
Adakah waktu
Am Em
mendewasakan kita
F C
kuharap masih ada
Dm7 G
hati bicara

C Em\B
Mungkinkah saja
Am Em
terurai satu persatu
F C
pertikaian yang dulu
Dm7 G
bagai pintaku
F
semoga

F-C-Dm-Am-G-F---G

verse:
Ab
Lihatlah ku disini
Bb Eb
memendam rindu
Ab Bb
setiap kuberseru
Fm G
yang kusebut hanya namamu

back to reff
Em Am
Sebenarnya kuingin
Em Am
menggali hastrat kembali
Em Am G F
kuharap agar kau mengerti
C
semoga


---
by : KLA Project

Senin, 08 Juni 2009

Kencan Pertama

Sekali peristiwa, disebuah negeri entah berantah tersebutlah
seorang jejaka, sebut saja namanya Temon yang lagi girang
hatinya setelah berkenalan dengan gadis pujaan hati kembang
desa rebutan lelaki seantero kampung sebut saja namanya Iteng.

Malam itu adalah malam kencan pertama antara Temon dan Iteng,
begini ceritanya:

Temon: Cayang Iteng, kamu cantik banget malam ini
*sambil senyum ganjen*

Iteng : eemm... Mas Temon bisa aja *merinding ke-GR-an*

Temon: yang, boleh gak aku pegang tangan kamu ?

Iteng : oo.. boleh..boleh...boleh....

Temon: yang, boleh gak aku belai rambut kamu ?

Iteng : boleh...boleh....boleh...

Temon : yang, boleh gak aku towal hidung kamu ?

Iteng : uuhh... boleh....boleh....bolehh....

Temon: yang, berhubung hari sudah malam boleh gak aku minta
permintaan terakhir....

Iteng : emang apa Mas Temon ? *penasaran*

Temon : permintaan terakhirku.....

...suasana hening...

Temon : boleh gak aku minta ongkos pulang ?

Iteng : *kaget* ooo boleh...bolehh...bolehh...

Singkat cerita sukseslah kencan pertama mereka, dan sebelum
berpisah mereka sepakat untuk bertemu lagi malam minggu depan.
Lalu malam itupun tiba...

Temon : yang, kok rumahmu sepi?

Iteng : iya nieh mas Temon, lagi pada keluar?

Temon : keluar kemana?

Iteng : Lagi kondangan....

Temon : yang, boleh gak aku masuk ke rumahmu?

Iteng : boleh...boleh...boleh...

Temon : yang, boleh gak aku minta air buat minum?

Iteng : boleh...boleh....boleh...

Temon : yang, boleh gak aku ke kamar mandi ?

Iteng : boleh....boleh....boleh....

Temon : yang, boleh aku minta satu permintaan lagi ?

Iteng : boleh....boleh...boleh...

Iteng : emang minta apa mas Temon *mulai hording*

Temon : yang, boleh gak aku minta ongkos pulang lagi ?

Iteng : apaa?.....

Iteng : boleh...boleh.... boleehhh *dasar cowo matre*

Temon : makasih ya yang, sun juah mmmmuaahhh

Temon : I Love You Full!!!! ha...haa.hhaaaa

[the end]

-----
CERITA INI FIKTIF BELAKA JIKA ADA KESAMAAN KEJADIAN
ATAU NAMA GAK SENGAJA.
diambil dari lirik lagi "Sejarah Cinta"
by Mbah Surip

Selasa, 02 Juni 2009

KompasPhone ?

KompasPhone

KompasPhone merupakan hasil kerjasama Telkom Flexi sebagai operator, KOMPAS.com selaku penyedia konten, dan Falcon sebagai pengembang aplikasi. Sesuai dengan namanya, ponsel berjenis featured phone yang menggunakan jaringan CDMA ini, bernuansa Kompas mulai dari logo di handset hinga kemasan dus.

Namun, yang paling membedakan dengan ponsel lainnya adalah fitur aplikasi Kompas yang sudah terintegrasi langsung di dalam KompasPhone. Pemakai tidak perlu melakukan instalasi apapun karena dalam KompasPhone sudah ditanamkan aplikasi untuk mengakses berita dari Kompas dan KOMPAS.com tanpa harus membuka aplikasi lain. Harganya pun tergolong sangat terjangkau untuk publik karena KompasPhone by Flexi akan dibandrol seharga Rp 325.000,-, sudah termasuk satu nomor perdana, gratis akses berita satu minggu pertama dan bonus lainnya.

"Melalui menu dan aplikasi Kompas yang sudah terintegrasi, pemakai dapat mengakses semua rubrik dan berita langsung dari ponsel tanpa harus melakukan instalasi aplikasi dan aktifasi GPRS" ujar Edi Taslim, General Manager KOMPAS.com. Untuk mengakses seluruh berita Kompas dan KOMPAS.com, pemakai hanya dikenakan biaya Rp 2000/minggu tanpa batas maksimum jumlah berita.

Jadi cukup dengan biaya Rp 2000/minggu, setiap pemakai bisa membaca berita yang setiap harinya berjumlah 400-600 berita up-to-date per hari. Opsi berlangganan tersebut sepenuhnya merupakan keputusan pemakai. Bahkan berkat dukungan Telkom Flexi, pemakai tidak akan dikenakan biaya GPRS selama membaca konten Kompas. "Kami ingin memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi konsumen dalam mendapatkan informasi tanpa harus khawatir terbebani biaya akses", tambah Edi Taslim.

Kerjasama erat antara Telkom Flexi dan KOMPAS.com ini akan memberikan alternatif baru yang cukup inovatif bagi masyarakat yang haus informasi. Berita selengkapnya, ikuti laporan kami dalam seremoni peluncuran KompasPhone by Flexi pada Rabu siang ini.

sumber: kompas.com

---
layarnya cuman sepengki, gak kebayang deh gimana waktu baca britanya >500 karakter ?
tapi inovasi-nya bagus ^^,  setelah MetroTV launching Metro news on blackberry....


News Feed

Loading...