kulihat kembang dibalik pagar
nan elok dan harum terpijar
kan kusanding, dan takkan terpugar
walau terik datang menghajar
tapi... kumasih dibalik pagar
harapku kau lewat didepanku
tajam tatapmu menusuk bola mataku
harum rambutmu menyentuh lunglai indraku
mimpiku penuhi setiap ruang jiwaku
seperti penyakit, dan hanya kau obatnya
seperti bulan dan bumi yang terpekur di orbitnya
ahh...
seandainya aku punya pacar...
kapan aku punya pacar...
aku sudah tidak sabar...
(desperate mode=on)
-Stadion Bekasi, Sabtu 11 November 2006
(November without rain, 2006)
--
Kamis, 19 Maret 2009
Angan Sepanjang Pagar
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar