Jumat, 05 Desember 2008

Mobile Commerce (Bag. 1)

Dirangkum sebagai pemenuhan tugas mata kuliah e-commerce AMIK BSI


Dirangkum oleh:
1. Budi Sutiarso [12063856]
2. Arifuddin [12063867]
3. Timoriana Malau [12063865]
4. Tuti Nurhabibah [ 12063859]
5. Arnita Situmorang [ 12063854]
6. Wahyu Prasetio [ 12051200]
7. Yanti [12063834]
8. Nunung [-]
9. Getun Saputro [12069790]


————————————————————————————-


Bagian 1 (dari 2)


Apa itu M-Commerce ?


Mobile Commerce merupakan bagian dari e-commerce, yang spesifik pada proses transaksi yang dilakukan secara elektronik melalui jaringan internet dan seluler. Selain dilakukan secara remote melalui jaringan seluler, transaksi m-commerce juga dapat dilakukan secara lokal service dengan menggunakan koneksi BlueTooth, InfraRed atau RFID.


Secara umum tahapan proses dalam m-commerce meliputi:


1. Setup dan Konfigurasi
Proses ini termasuk instalasi aplikasi khusus pada handset yang akan digunakan pada m-commerce. Selain itu, untuk beberapa sistem m-commerce proses ini juga melibatkan proses pembelian atau penambahan nilai uang pada aplikasi tersebut.


2. Inisiasi Pembayaran
Pada tahap ini informasi pembayaran dikirimkan melalui jaringan seluler atau protokol wireless lainya kepada merchant.


3. Authentikasi
Tahap ini merupakan tahap yang paling penting pada transaksi. Pada tahap ini diperiksa apakah pengguna memang berhak melakukan transaksi, serta memenuhi persyaratan finansial tertentu. Pada sebagian sistem pembayaran, proses ini melibatkan authentikasi berdasarkan SIM Card.


4. Penyelesaian pembayaran
Proses ini dilakukan ketika pengguna telah berhasil di-authentikasi, demikian juga transaksi itu sendiri telah berhasil di-authentikasi. Analoginya pada proses transaksi konvensional adalah dengan dicetaknya bukti pembayaran.


Beberapa perangkat yang umum digunakan oleh pengguna untuk melalukan proses m-commerce diantaranya:
• Handphone
• Smart Phone
• PDA
• Laptop/Nettop
• dan perangkat handheld lainnya.

Dengan semakin pesatnya berkembangan teknologi seluler dan semakin meningkatnya pemakai, sehingga mendorong banyak pihak untuk memanfaatkan media seluler sebagai media transaksi elektronik. Seperti pada sistem yang lain, m-commerce juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya:


Kelebihan :
• Ubiquity: pengguna dapat mengakses dari mana saja dan kapan saja.
• Security: pada umumnya handset dilengkapi dengan smart card reader dan smart card-nya itu sendiri. Sehingga dapat digunakan sebagai secret authentication key.
• Localization: memungkinkan diterapkannya location based services.
• Convenience: ukuran dan berat dari handset membuat pengguna nyaman dalam bertransaksi.
• Personalization: handphone merupakan perangkat yang bersifat personal, sehingga memungkinkan untuk menawarkan layanan / produk yang bersifat personal.


Kekurangan :
• Tingkat keberagaman perangkat, jaringan, dan sistem operasi sangat tinggi.
• Tingginya tingkat kehilangan/pencurian perangkat handheld.
• Kerawanan Security.


Lanjutkan ke Bag. 2 Security pada M-Commerce

0 komentar:

News Feed

Loading...